Pura-Pura Ninja, yup! Nama
yang mirip dengan film berjudul ‘Kura-Kura Ninja. Asal mula kata ‘Pura-Pura
Ninja’ ada sejarahnya lohh… Sejarahnya bermulai dari suatu misi, misi kami
adalah bermain ke rumah Silmi tanpa ada teman kami yang tau dan
membuntuti. Letika itu hanya ada aku,
Silmi, Farah dan Tajqia, Haura tidak ikut (kalo gak salah ini the pas habis
bimbel).
Kami berempat pun
menyusun rencana. Sekarang, posisi kami berada di gerbang keluar utama.
Sedangkan posisi teman yang lain berada di gerbang masuk kedua. Rencana yang
telah kami susun adalah: berpencar (berdua-berdua. Aku-Tajqia. Farah-Silmi)
kita memutuskan berpencar dikarenakan agar tidak ada yang curiga, mengendap-endap
dari gerbang keluar utama ke gerbang keluar kedua, jika berhasil keluar kita ke
rumah Silmi bersama-sama. Kami harus sangat berhati-hati, karena jika kami
ketahuan kami akan dibanjiri oleh sejuta pertanyaan *lebay.
Akhirnya kami berhasil, kami pun
bersorak seraya bertos ‘Pura-Pura Ninja’. Sebenarnya
ga tau tau pasti kenapa harus Pura-Pura Ninja (PPN). Tanya saja kepada rumput
yang bergoyang. Hohoho XD
Sebenernya
aku udah nyaman sama PPN, tapi mau-gak-mau kita harus pisah dikarenakan kami
berlima tidak memilih SMP yang sama.
Kenapa
kita harus berpisah di saat aku lagi nyaman-nyamannya sama mereka? #eaaaa
PPN
adalah temppat dimana aku bisa tertawa lepas selain keluarga dan saudara,
tempat dimana aku bias seru-seruan juga <3 Oh ya, PPN juga tempat dimana aku
uji ketegaran *lebay. Disaat mereka lagi gak ngertiin aku dan disaat mereka
lagi ngejek aku pake bahasa yang aneh-aneh.
Tapi
cara mereka ngejek aku tuh beda, kok. Mereka ngejek aku Cuma buat seru-seruan
atau bercanda doing kok. Aku juga mengkategorikan ejekan itu sebagai hal yang
indah. Yaa.. namanya juga hubungan ada enaknya ada enggak nya juga.
Aku
harap kita masih bias terus bersahabat ya, meskipun jarak membatasi kita.
Karena jarak bukanlah alasan sebagai akhir dari persahabatan bukan?
Sejauh
ini aku belum nemuin sahabat seasyik kalian <3 J
Ket: atos
ah, cangkeul yeuh! Tulisan juga udah acak kadul. Maaf kalo lebay. Maaf
kalo alay. Tos ahh, bukuna bisi séép.. bye maksimal!! (?)
******
wkwkwkwkk... ini cerita yang paling konyol! tapi seruuu.... dan akhirnya Tuhfa bikin cerita jugaa.. semoga kita tetep bisa sahabatan aammiiinnn...
aku bingung mau komentar apalagi!